Catatan Editor
Pembaca yang budiman,
Museum Indonesia harus bisa menjadi jambatan Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan. Melalui Aset Warisan Budaya yang ditinggalkan.
Museum bukan sekedar bangunan yang menyimpan benda lama. Ia adalah ruang ingatan kolektif tempat peradaban menaruh jejaknya.
Di Nusantara museum sering kali berada di antara dua kenyataan. Disatukan sisi berperan sebagai penjaga warisan budaya, sementara disisi lain belum sepenuhnya dihidupi oleh publik.
Melalui edisi Maret ini Nuswantara Vritta mengajak pembaca melihat museum sebagai ruang yang lebih dari sekadar tempat penyimpanan koleksi. Museum adalah ruang narasi tempat sejarah berbicara melalui benda, dimana Ingatan peradaban disimpan, tetapi juga ditafsirkan kembali agar masa lalu tetap hidup dalam kesadaran masa kini dan menjadi penunjuk arah masa depan.
Selamat menikmati sajian kami bulan ini.
Handoko Suman
Editor-in-ChiefDetail Edisi
- Terbit:01 Maret 2026
- Ukuran File:3.08 MB
Di Dalam Edisi Ini
Daftar isi belum tersedia.